Posted On: Juli 19, 2020

Kelebihan Serta Kekurangan Pompa Submersible

kelebihan dan kekurangan pompa submersible

Jenis pompa yang ada saat  ini memang sangat beragam, masing-masing jenis pompa walaupun inti dari fungsi dan bentuknya sama, yaitu untuk memindahkan cairan dari suatu titik ke titik lainnya. Namun ada beberapa hal yang membedakan antara satu jenis pompa dan yang lainnya.  Salah satunya adalah yang bernama pompa submersible.

Mengenal Pompa Submersible

mengenal pompa submersible

Pompa Submersible atau yang sering disebut sebagai pompa benam/celup pada dasarnya memiliki fungsi seperti yang lainnya. Fungsinya adalah digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu titik lokasi ke titik lainnya. Pompa submersible memiliki ciri khusus yakni memiliki motor penggerak yang umumnya digabungkan dengan bagian badan pompanya. Sesuai namanya, maka keseluruhan komponennya akan terendam dalam air yang akan dipompakannya. Uniknya dengan cara kerja yang dioperasikan di dalam air ini akan mengalami kerusakan bila dioperasikan terus menerus dalam keadaan kering tanpa air.

Jenis pompa submersible ini dirancang sedemikian rupa dengan komponen terdiri dari badan pompa (pump end) dan motor penggerak. Karena bekerjanya di dalam air maka motor penggerak sebagai komponen kelistrikan harus dirancang khusus. Umumnya motor penggerak dibuat kedap air untuk menjaga komponen kelistrikan di dalamnya aman dari potensi konsleting. Tetapi ada pula yang menggunakan teknologi water filled atau dapat diisi air. Teknologi ini diterapkan pada motor pompa LORENTZ. Seluruh pompa submersible Lorentz dapat dengan aman direndam di dalam air untuk waktu yang lama dan bebas perawatan tanpa khawatir ada potensi kebocoran oli atau yang lainnnya.

Kelebihan

kelebihan pompa submersible

Menggunakan pompa submersible selain relatif mudah juga terbilang menguntungkan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang akan didapat:

  • Mempunyai daya listrik yang terbilang lebih rendah. Itu sebabnya pompa ini cocok dijadikan sebagai pompa air tenaga surya.
  • Bersifat self priming, artinya tidak perlu pancingan pengisian cairan atau pengeluaran udara dari sistem terlebih dahulu sebelum digunakan. Karena saat beroperasi maupun tidak sistemnya sudah terisi full dengan air.
  • Mampu menghasilkan debit air yang cukup besar.
  • Karena terendam sepenuhnya dalam air, maka pompa tidak rentan terhadap kavitasi. Tentu kavitas ini akan menjadi masalah serius pada pompa tipe lain.
  • Proses pemasangan produk yang satu ini tidak memakan tempat.
  • Karena sistem pemasangannya terendam, dalam hal ini terendam di dalam air, maka suara yang dihasilkan oleh pompa ini jadi teredam, alhasil tidak mengeluarkan suara yang berisik, atau tidak bising.

Baca Juga:

Kekurangan

kekurangan pompa submersible

Ada kelebihan pasti akan ada kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang dimiliki oleh pompa submersible antara lain:

  • Pompa submersible ini terkadang tidak mudah diakses, ketika dilakukan pemeriksaan rutin, atau juga ketika proses perawatan tiba. Mengingat posisinya ada di bagian dalam sumur akan sulit untuk mengeluarkan dan memasukkannya kembali. Artinya perawatan yang seharusnya dilakukan secara rutin, jadi tersendat dan hanya dapat diganti ketika produk rusak.
  • Mengingat pompa yang satu ini terendam di dalam air, maka rentan terjadi korosi. Hal Ini yang terkadang membuatnya sulit digunakan dalam menangani cairan yang sifatnya korosif dan juga abrasif. Tetapi hal ini dapat diatasi dengan penggunaan material berkualitas tinggi yang bersifat anti karat sehingga umur pompa menjadi lebih panjang.
  • Dilihat dari segi harga, memang terbilang tinggi, jika dibandingkan dengan jenis non – submersible.

Untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya pompa tersebut dicek pada interval waktu tertentu. Tentunya hal ini dilakukan untuk memperpanjang usia dari pompa itu sendiri. Selain itu, sebaiknya Anda juga gunakan jenis pompa yang berkualitas agar pompa mampu bertahan lebih lama. Selain itu, untuk membuat daya tahan pompa meningkat, maka Anda harus menggunakan pengaman tambahan. Tidak ada salahnya menggunakan beberapa aksesoris tambahan seperti sensor air sumur, sensor tandon, sekering tambahan, dan aksesoris pengaman lainnya.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *