Posted On: Agustus 2, 2021

Kurangi Pengangguran dengan Padat Karya Tunai Desa

penggunaan dana desa dari apbn untuk dana desa sanspower

Dana Desa menjadi salah satu senjata ampuh yang diandalkan pemerintah dalam upaya penyelesaian pandemi sekaligus penstabilan ekonomi nasional.

Penggunaan Dana Desa Dari APBN — COVID-19 memberikan luka tersendiri bagi masyarakat dunia khususnya Indonesia. Permasalahan lama mengenai pemerataan kesejahteraan yang belum terselesaikan terasa lebih berat dengan adanya pandemi ini. Pemerintah tidak berhenti mengotak-atik kebijakan agar kesengsaraan rakyat dapat berkurang.

Berbagai macam regulasi, inovasi, dan terobosan baru diupayakan oleh pemerintah dalam upaya penyelesaian pandemi sekaligus penstabilan ekonomi nasional. Dana Desa menjadi salah satu senjata ampuh yang diandalkan pemerintah dalam mengatasi krisis ini.

Penggunaan Dana Desa Dari APBN — Beberapa tahun belakangan ini, program dana desa cukup mencuat di tengah-tengah perkembangan Bangsa Indonesia, khususnya di daerah pedesaan. penggunaan dana desa dari APBN dinilai cukup berhasil dalam mengatasi berbagai permasalahan di wilayah pedesaan.

Dikutip dari bisnis.com. Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa Pembangunan Daerah dan Transmigrasi menghimbau seluruh kepala desa agar sesegera mungkin menyelesaikan APBDes agar penggunaan dana desa dari APBN cepat terealisasikan. Sehingga Dana Desa bisa langsung dicairkan oleh pihak desa.

Penggunaan Dana Desa Dari APBN — Selain itu, Menteri yang kerap disapa Gus Menteri itu merekomendasikan agar Dana Desa yang sudah cair iersebut digunakan untuk sistem Padat Karya Tunai Desa (PKTDesa) pada proyek infrastruktur.

Sistem PKT Desa dapat dimaksimalkan untuk memberikan daya tahan ekonomi desa

Sistem PKT Desa dipandang sebagai solusi untuk memberikan stimulus ekonomi masyarakat desa, mengurangi tingkat pengangguran, dan meningkatkan daya tahan ekonomi masyarakat desa yang kesemuanya itu akan berimbas pada kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Baca Juga >>> Manfaat Dana Desa untuk Bangun Fasilitas Air Bersih

Secara sederhana PKT Desa akan menjadi lapangan kerja yang memberikan penghasilan bagi warga. Perekonomian warga akan berputar kembali sehingga warga bisa saling menguatkan ketahanan ekonomi desa. Sistem PKT Desa ini juga memungkinkan masyarakat desa bisa merasakan langsung manfaat dari dana desa selain manfaat tidak langsung lainnya misal dari hasil pembangunan infrastruktur.

“Target kami bagaimana dana desa itu dirasakan kehadirannya oleh sebagian besar warga desa. Bukan hanya pada elit-elit desa atau kelompok-kelompok yang dekat balai desa. Tapi, yang di pinggiran pun harus merasakan dana desa dan merasakan manfaatnya,” katanya. (sumber: bisnis.com).

Gus Menteri telah memberikan upaya terbainya dalam menyusun regulasi agar ketahanan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terjadi. Tinggal kita yang berada di desa, Pemerintah desa, aparat dan seluruh warga desa yang ibaratnya sambut gayung dari uluran tangan pemerintah ini.

Awasi, kawal, kelola, dan laksanakan penggunaan dana desa

Awasi, kawal, kelola, dan laksanakan penggunaan dana desa dari APBN ini untuk sebesar-besar kepentingan rakyat agar semua rakyat sejahtera. Pemerintah desa dapat menyusun berbagai program termasuk infrastruktur yang paling mendasar bagi warga.

Kebutuhan air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan vital yang harus diutamakan oleh pemerintah desa. Harapannya pemerintah desa benar-benar memperhatikan sektor dan memastikan semua warga desa telah terpenuhi kebutuhannya.

Tidak dapat dipungkiri jika air bersih merupakan tonggak kehidupan warga untuk dapat menjalankan aktifitasnya dengan baik. Dari kebutuhan minum sampai pengembangan kesejahteraan melalui usaha, perkebunan sederhana, sampai peternakan membutuhkan keberadaan air bersih ini.

Oleh karena itu, penyediaan air bersih tidak boleh sampai terlewatkan. Baru setelah itu pengembangan ke pembangunan infrastruktur vital dan strategis lainnya yang dapat mendongkrak kesejahteraan dan perekonomian warga.

Dalam penggunaan dana desa, pemerintah desa dapat membangun infrastruktur penyedia air bersih dengan sistem pompa air tenaga surya (PATS) sebagai teknologi pendukungnya.

Dalam penggunaan dana desa dari APBN ini, pemerintah desa dapat membangun infrastruktur penyedia air bersih dengan sistem pompa air tenaga surya (PATS) sebagai teknologi pendukungnya. PATS tidak memerlukan biaya operasional yang tinggi karena hanya menggunakan sinar matahari untuk energi pengoperasiannya.

Sehingga untuk program jangka panjang, PATS sangat tepat diterapkan di daerah pedesaan. PATS juga sangat bisa jika diaplikasikan di daerah yang belum teraliri jaringan listrik PLN karena tidak membutuhkan itu untuk menjalankannya. Bahkan PATS dapat dijadikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan bagi desa yang tidak memiliki akses bahan bakar minyak (BBM). PATS merupakan pilihan tepat untuk penyaluran dana desa tepat sasaran.

Baca Juga >>> Pelaksanaan Dana Desa Berbasis Permasalahan Desa


PT. Java Surya Teknik (Sanspower) telah turut memperkenalkan dan mengembangkan teknologi panel surya khususnya untuk membangun ratusan sistem Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di seluruh wilayah Indonesia. Kami telah menjadi mitra terpercaya dengan terdaftar sebagai Approved Partner Distribution dari Lorentz Jerman.

Percayakan kebutuhan panel surya anda kepada perusahaan yang memiliki reputasi dalam membangun dan merancang sistem tenaga surya di wilayah anda.
PT Java Surya Teknik.
Graha Pena Jawa Pos Jl. Ahmad Yani No.88 Lantai 1 ruang 102 Surabaya Jawa Timur
Telp: 031 3360 1211 – 031 3360 1233
Email: hello@sanspower.com
Whatsapp: 081392276191 – 081249911495

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *