Posted On: Agustus 2, 2021

Tingkatkan Daya Beli Warga dengan Alokasi Dana Desa untuk Padat Karya

penggunaan dana desa untuk pembangunan dana desa sanspower

Awal mula Dana Desa dikerjakan menggunakan sistem swakelola dan padat karya tunai desa (PKTD)

Penggunaan dana desa untuk pembangunan – Tiga tahun pelaksanaan program Dana Desa masih saja belum terlalu signifikan mengurangi kemiskinan di desa-desa.

“Selama ini banyak dana desa diborongkan (ke kontraktor). Makanya Presiden minta agar dialihkan ke padat karya, agar manfaatnya langsung kembali ke warga,” kata Menteri Dalam Negeri, Jakarta. (sumber: cnnindonesia.com)

Tonggak inilah yang menjadi sejarah awal mulai penggunaan dana desa untuk pembangunan dan pemberdayaan dikerjakan menggunakan sistem swakelola dan padat karya tunai desa (PKTD). Anggaran dana desa di Indonesia sebesar Rp800 juta sampai Rp1 miliar per desa, nilai ini juga akan terus bertambah tiap tahunnya.

Baca Juga >>> Manfaat Dana Desa untuk Bangun Fasilitas Air Bersih

Warga desa diberdayakan sebagai tenaga kerja implementasi dana desa

Presiden Joko Widodo menginstruksikan pada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk memastikan penggunaan dana desa untuk pembangunan dan pemberdayaan dapat diserap melalui program swakelola masyarakat. “Presiden memastikan jangan memakai kontraktor, harus masyarakat. 20 persen untuk gaji sehingga meningkatkan daya beli dan konsumsi,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (sumber: cnnindonesia.com)

Penggunaan tenaga kerja dari warga desa memberikan peluang pekerjaan baru bagi mereka. Hal ini akan berdampak positif bagi warga untuk mendapatkan stimulus peningkatan daya beli pada masa pandemi ini. Selain itu, warga juga akan memiliki rasa kepemilikan yang lebih baik terhadap infrastruktur desa.

Selain untuk pembukaan lapangan pekerjaan baru, program PKTD juga akan menjadi wahana pengawasan alokasi penggunaan dana desa untuk pembangunan dan pemberdayaan tepat sasaran. Sehingga harapannya kemungkinan penyelewengan dana desa dapat ditekan semaksimal mungkin.

PKTD memberikan peluang bagi warga desa untuk turut serta membangun desa

PKTD memberikan peluang bagi warga desa untuk turut serta dalam proses pembangunan infrastruktur desa yang akuntabel dan tepat sasaran. Peran warga sebagai subjek sekaligus objek pembangunan menjadikannya akan lebih bertanggungjawab dalam melakukan pembangunan.

Karena pembangunan infrastruktur itu nanti juga akan mereka gunakan sendiri, jadi pekerjaannya dapat dioptimalkan sebaik mungkin, karena jika tidak, maka jug akan berimbas kepada mereka sendiri.

Baca Juga >>> Sistem Swakelola Bantu Penggunaan Dana Desa untuk Kesejahteraan Warga

Dalam hal penggunaan dana desa untuk pembangunan dan pemberdayaan, pemerintah desa diharapkan mampu mewadahi seluruh kebutuhan dan kepentingan masyarakat sebaik-baiknya. Pembangunan infrastruktur harus dimulai dari kebutuhan paling vital dan mendasar yang memberikan kebermanfaatan paling banyak kepada warga.

Kebutuhan infrastruktur untuk bertahan hidup harus didahulukan, terlebih yang juga akan mempunyai dampak bagi perkembangan ekonomi. Seperti misalnya kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi warga. Pemenuhan air bersih harus dijadikan yang utama sebelum pemenuhan kebutuhan lainnya.

Sistem pengadaan air bersih yang ramah lingkungan seperti Pompa Air Tenaga Surya

Pemerintah desa dapat mengalokasikan penggunaan dana desa untuk pembangunan dan pemberdayaan dengan membangun sistem pengadaan air bersih yang ramah lingkungan seperti Pompa Air Tenaga Surya (PATS). PATS merupakan sistem pompa air dengan tenaga penggerak sinar matahari. PATS tidak membutuhkan aliran listrik PLN dan bahan bakar minyak (BBM) sebagai sumber tenaga penggerak.

Sinar matahari yang melimpah di Indonesia menjadikan pats dapat diaplikasikan untuk daerah yang tidak ada akses untuk mendapatkan BBM atau listrik PLN. PATS dapat dijadikan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dengan menggunakan PATS, maka pemerintah desa turut serta menjaga lingkungan dan mewujudkan impian warga untuk menciptakan desa berenergi bersih dan terbarukan. PATS juga membantu Pemdes mewujudkan desa layak air bersih dan sanitasi.


PT. Java Surya Teknik (Sanspower) telah turut memperkenalkan dan mengembangkan teknologi panel surya khususnya untuk membangun ratusan sistem Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di seluruh wilayah Indonesia. Kami telah menjadi mitra terpercaya dengan terdaftar sebagai Approved Partner Distribution dari Lorentz Jerman.

Percayakan kebutuhan panel surya anda kepada perusahaan yang memiliki reputasi dalam membangun dan merancang sistem tenaga surya di wilayah anda.
PT Java Surya Teknik.
Graha Pena Jawa Pos Jl. Ahmad Yani No.88 Lantai 1 ruang 102 Surabaya Jawa Timur
Telp: 031 3360 1211 – 031 3360 1233
Email: hello@sanspower.com
Whatsapp: 081392276191 – 081249911495

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *