Maret 24, 2021

Daerah di Indonesia yang Menggunakan PJU Tenaga Surya

pju tenaga surya sanspower

Daerah di Indonesia yang Menggunakan PJU Tenaga Surya – Saat berkendara di jalan raya bukan hanya faktor kenyamanan akan kondisi kendaraan dan fokus dari pengendara saja yang dibutuhkan akan tetapi adanya penerangan jalan yang cukup akan membantu pengguna jalan untuk melintas dan merasa aman.

Namun sayangnya banyak Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak terawat bahkan ada yang mati dan dibiarkan begitu saja. Kini telah tersedia alternatif yang tepat dan ramah lingkungan adalah dengan menggunakan PJU Tenaga Surya (PJU TS).

Untuk jalan-jalan yang belum terjangkau oleh listik PLN dan juga di daerah yang mengalami kekurangan pasokan energi listik pemasangan lampu PJU Tenaga Surya ini akan cocok dipasang terutama pada daerah yang terpencil karena sifatnya yang berdiri sendiri.

Lampu PJU Tenaga Surya secara umum beroperasi dengan mandiri dan tidak memerlukan kabel jaringan antar tiang, sehingga instalasinya akan lebih mudah, praktis dan ekonomis dan bisa terhindar dari black out total jika terjadi gangguan.

Komponen teknis dari PJU Tenaga Surya ini terdiri dari:

  • Modul surya
  • Baterai
  • Solar charge controller
  • Tiang dan bracket
  • Lampu LED
  • Kabel dan aksesoriss
  • Instalasi dan pondasi

Prinsipnya panel surya ini akan menangkap energi yang terkandung dalam cahaya matahari kemudian mengubahnya menjadi energi listrik, dan disimpan di dalam baterai yang kemudian akan digunakan untuk menyalakan lampu PJU Tenaga Surya.

Dengan menggunakan PJU Tenaga Surya bisa mengurangi penggunaan tenaga listrik dimana sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca yang lebih ramah lingkungan. Teknologi ini merupakan teknologi yang sangat efisien karena lampu ini akan otomatis untuk menyala pada saat dibutuhkan.

Baca Juga:

Pada tahun 2018 program PJU Tenaga Surya telah dilaksanakan di 26 provinsi dan 167 kabupaten. Berikut beberapa daerah di Indonesia yang menggunakan PJUTS Panel Surya, diantaranya adalah:

  • Provinsi Jawa Barat pada tahun 2018 telah dibangun PJU Tenaga Surya yang tersebar di 10 Kabupaten dan  Kota, Kuningan, Bandung dan Indramayu.
  • Sulawesi Utara mendapatkan alokasi pemasangam PJTS sebanyak 300 titik yang tersebar di Minahasa Selatan, Minahasa, Manado, Kotomobagu, Bolaan Mongondow.
  • Pada tahun 2018 telah dibangun 330 unit PJU Tenaga Suryayang tersebar di 5 Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo. Gorontalo merupakan tepat yang cocok untuk menggunakan PJUTS, karena cuaca gorontalo yang mendukung untuk memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi PJU Tenaga Suryayang bisa memberikan penerangan maksimal bagi warga Gorontalo di malam hari.

Letak geografis wilayah Gorontalo yang berada di dekat garis khatulistiwa menjadikan Gorontalo memilki suhu yang cukup panas dan terik. Suhu minimum pada Bulan Agustus yaitu 23,3 derajat celcius. Sedangkan suhu maksimal pada Bulan Oktober mencapai 33,4 derajat celcius

  • Pada tahun 2019 Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan telah dibangun PJUTS tebanyak 90 unit. Kemudian selanjutnya akan kembali diusulkan untuk pemasangan pada titik yang berada di 5 Kabupaten Wajo, Soppeng, Bulukumba, dan Bone.
  • Pada tahun 2018 telah dibangum PJU Tenaga Suryadi DIY Yogyakarta yang tersebar di Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Bantul.

Pada tahun 2019 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) pada tahun 2019 kembali akan memasang lampu PJU Tenaga Suryadi seluruh provinsi seluruh Indonesia.

Berikut merupakan cara kerja Penggunaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS):

  • PJUTS menggunakan sistem DC coupling dengan output tegangan default 12VDC. Beban konstan pada PJUTS selama pada malam hari pasokan energy bertumpu pada baterai dimana pengisian baterai oleh solar charge controller di siang hari
  • Pada siang hari baterai di charge dan digunakan pada malam hari, jika baterai sudah penuh, solar controller akan membatasi produksi PLTS dari panel surya
  • Pada malam hari melalui solar charge controller akan memberikan daya kepada lampu selama maksimum 12 jam/hari. Tanpa sinar matahari baterai akan bertahan selama 3 hari terus menerus.

Beban pada PJUTS adalah secara umum beban konstan sepanjang malam hari (sekitar 12 jam). Energy listrik berasal dari pasokan yang bertumpu pada baterai dimana pengisian baterai yang dilakukan oleh solar charge controller pada waktu siang hari dan disimpan di dalam baterai yang digunakan umtuk melayani beban berupa lampu PJU LED pada malam hari.

Itu dia beberapa daerah di Indonesia yang menggunakan PJU Tenaga Suryapanel surya.

Baca Juga: Panel Surya untuk Aplikasi Pompa Air Tenaga Surya

PT. Java Surya Teknik (Sanspower) telah turut memperkenalkan dan mengembangkan teknologi panel surya khususnya untuk membangun ratusan sistem Pompa Air Tenaga Surya  (PATS) di seluruh wilayah Indonesia. Kami telah menjadi mitra terpercaya dengan terdaftar sebagai Approved Partner Distribution dari Lorentz Jerman.

Percayakan kebutuhan panel surya anda kepada perusahaan yang memiliki reputasi dalam membangun dan merancang sistem tenaga surya di wilayah anda.

PT Java Surya Teknik.
Graha Pena Jawa Pos Jl. Ahmad Yani No.88 Lantai 1 ruang 102 Surabaya Jawa Timur
Telp: 031 3360 1211 – 031 3360 1233
Email: hello@sanspower.com
Whatsapp: 081392276191 – 081249911495

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *