Posted On: Agustus 26, 2020

Inverter: Pengertian, Cara Kerja, dan Macamnya

inverter dan cara kerjanya

rBagi Anda yang sering berkecimpung di dalam dunia elektronika pasti sudah tahu mengenai inverter. Namun bagi orang awam tidaklah sama. Masih banyak masyarakat Anda yang kurang tahu dengan adanya inverter. Atau sering bersinggungan tetapi tidak menyadarinya bahwa alat tersebut merupakan inverter. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat menyimak beberapa penjelasan di bawah ini mengenai inverter.

Pengertian Inverter

Setelah menyinggung sedikit mengenai inverter maka ada baiknya jika Anda membahas mengenai apa pengertian dari inverter tersebut? Inverter adalah salah satu rangkaian alat elektronika yang memiliki kemampuan untuk mengubah listrik DC (Searah) menjadi listrik dengan aliran arus AC (Bolak-balik), atau pun sebaliknya.

Dalam perkembangannya, inverter tidak hanya dapat digunakan untuk  mengubah arus listrik saja akan tetapi juga dapat mengubah daya sesuai dengan frekuensi yang Anda inginkan. Dalam rangkaian inverter ini terdapat berbagai jenis pengaturan dari frekuensi, kecepatan, torsi dan lain sebagainya.

Untuk penggunaannya, inverter ini sangat berguna ketika digunakan di daerah yang memiliki pasokan listrik yang sangat terbatas. Sebab, inverter dapat mengubah arus listrik DC yang bisa didapatkan dari baterai, sel surya, aki, atau yang lainnya lalu diubah menjadi arus listrik yang bersifat bolak-balik atau AC. Sehingga dapat digunakan untuk menjalankan berbagai jenis alat elektronika, seperti setrika, mesin cuci, kipas angin, dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan alat ini maka setiap orang di Indonesia dapat merasakan listrik dengan sangat merata. Indonesia yang disinari matahari terus menerus setiap hari dapat menggunakan panel surya dan arus listriknya dapat diubah dengan menggunakan inverter ini. Masyarakat tidak perlu menunggu PLN, lebih hemat dan tentunya lebih ramah lingkungan.

Cara Kerja Inverter

cara kerja inverter

Setelah membahas mengenai pengertiannya secara luas, berikutnya Anda akan membahas bagaimana cara kerja dari inverter ini. Mengapa alat ini bisa mengubah arus listrik DC menjadi arus listrik AC?. Jika dijelaskan secara sederhana, power inverter ini memiliki rangkaian berupa osilator, dan juga sebuah transformator atau yang biasa Anda sebut dengan trafo.

Sumber daya listrik DC yang memiliki tegangan rendah dimasukkan ke center tap (CT) sekunder dari trafo, sedangkan dua titik ujung dari trafo dihubungkan dengan menggunakan sakelar yang bisa Anda sebut dengan titik A dan titik B.

Ketika sakelar diarakan ke titik A maka akan membuat arus listrik dari jalur 1 (atas) mengalir dari terminal positif  ke CT trafo hingga ke ground menggunakan sakelar. Sedangkan saat sakelar dipindahkan dari A ke B maka arus listrik di jalur 1 akan berhenti di jalur 2 dan mulai mengalir dari terminal positif ke CT trafo hingga ke ground menggunakan sakelar titik a, b, jalur 1 dan jalur 2.

Untuk peralihan ON dan juga OFF dari sakelar ini dihubungkan dengan menggunakan osilator yang memiliki fungsi untuk membangkitkan listrik frekuensi 50Hz dengan cara mengalihkan arus listrik dari titik A ke B atau sebaliknya dengan kecepatan 50 kali per detik. Dan untuk rangkaian sakelar menggunakan transistor.

Transformator sekunder dapat menghasilkan output hingga 240 volt tergantung jumlah lilitan yang digunakan pada kumparan atau rasio lilitan antara trafo primer dan sekunder yang digunakan di dalam trafo tersebut.

Baca Juga:

Macam-macam Inverter

1. Berdasarkan jumlah Fasa Outputnya

  • Inverter Output Satu Fasa

Inverter ini memiliki keluaran satu fasa yang memilik tegangan listrik antara 220 sampa 240 volt yang biasa digunakan di rumah-rumah.

  • Inverter Output dua fasa

Inverter dengan keluaran 3 fasa yang menghasilkan tegangan listrik hingga 380 volt dan dapat digunakan untuk kegiatan industri besar.

2. Berdasarkan Pengendalian Tegangan

  • Inverter Voltage Fed Inverter (VFI)

Inverter yang satu ini memiliki tegangan input yang sapat diatur secara konstan.

  • Inverter Variable DC Linked Inverter

Inverter ini memiliki arus input yang dapat diatur dengan cara konstan.

  • Inverter Current Fed Inverter (CFI)

Inverter ini disertai dengan tegangan input yang dapat diatur dengan bebas sesuai dengan kebutuhan Anda dalam pemakaian listrik.

3. Berdasarkan Bentuk Gelombang

jenis-jenis inverter menurut gelombang

  • Inverter pure Sine Wave Inverter

pure sine wave

Pure sine wave inverter merupakan salah satu jenis inverter yang memiliki kualitas terbaik sebab dapat menghasilkan gelombang sinus sangat murni.  Sehingga tegangan yang dihasilkan memiliki efisiensi yang sangat baik dan dapat digunakan untuk berbagai jenis alat elektronika.

Jika berbicara soal harga, inverter ini yang paling mahal di pasaran. Tetapi untuk kualitas dan kepuasan Anda dalam memakainya sudah tidak bisa diragukan lagi. Inverter ini dapat digunakan untuk berbagai jenis alat elektronik.

  • Inverter Sine Wave Modified Inverter

modified sine wave

Untuk sine wafe modified inverter ini menghasilkan gelombang dengan bentuk kotak, namun sayangnya hanya memberikan tingkat efisiensi yang masih rendah. Sehingga bisa digunakan untuk alat listrik dengan tegangan yang cukup tinggi tapi tidak bisa digunakan untuk beban yang lebih sensitif.

Inverter ini banyak ditemukan di pasaran dengan harga yang relatif lebih murah sehingga banyak dipilih. Namun, bagi Anda yang ingin mencari inverter untuk pompa air, AC, atau kulkas sebaiknya tidak menggunakan ini karena memang tidak digunakan untuk alat elektronika seperti itu.

  • Inverter Square Wave Inverter

Inverter ini merupakan inverter yang paling sederhana dan juga memiliki keluaran gelombang yang berbentuk kotak. Inverter ini dapat menghasilkan tegangan sekitar 220 volt, 50 Hz tetapi dengan kualitas yang sangat rendah. Jadi, inverter ini hanya bisa digunakan untuk beberapa alat listrik saja.

Inverter square wave ini sudah banyak ditinggalkan saat ini karena bukannya bermanfaat tetapi malah sering kali membuat peralatan elektronika mudah rusak. Oleh karena itu, semakin berkembangnya zaman ditemukanlah inverter modified sine wave yang dibahas di atas tadi.

Di atas tersebut merupakan beberapa penjelasan mengenai inverter yang saat ini sudah banyak digunakan untuk membantu setiap kegiatan masyarakat. Inverter menjadi salah satu alat yang penting karena dapat membuat berbagai energi yang digunakan untuk membuat listrik semula DC menjadi AC bahkan sebaliknya.

Teknologi inverter ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat secara luas dan sering kali Anda temukan pengaplikasiannya di berbagai alat, misalnya pada panel surya, jaringan listrik dan lain sebagainya.

Penggunaan inverter ini diharapkan dapat membuat masyarakat khususnya di Indonesia dapat menggunakan energi listrik dengan lebih bijak dan juga lebih ramah terhadap lingkungan sekitar. Semoga beberapa penjelasan sedikit di atas dapat bermanfaat dan juga bisa menjadi ilmu pengetahuan baru bagi Anda yang sebelumnya belum tahu.

2 thoughts on “Inverter: Pengertian, Cara Kerja, dan Macamnya

    • Ardhi Kusuma

      Terima kasih telah berkunjung ke website Sanspower.
      Harga bervariasi Pak, inverter 1 KW sekitar 4 jt – 6 jt-an, 2,2 KW 11 jt-an, 3,3 KW 12 jt-an, 5 KW 12 – 15 Jt-an.

      Silakan langsung menghubungi tim kami untuk data/diskusi lebih lanjut.
      Admin Solar Home System: Billa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *